Manfaat dan Step Global Pelaksanaan Teknologi RAS untuk Budidaya Ikan Lele

Untuk mendapatkan penghasilan yang besar, saat ini ada banyak sekali orang yang memulai beragam usaha, salah satunya dengan membuat sebuah peternakan. Peternakan saat ini merupakan salah satu jenis bisnis yang banyak digemar. Hal ini disebabkan karena hampir setiap orang membutuhkan protein untuk menu makannya. Namun untuk membuat sebuah peternakan memang tidak mudah. Hal ini disebabkan karena setiap hewan memerlukan perawatan sendiri-sendiri untuk bisa tumbuh dan berkemang sesuai dengan nilai pasar. Satu jenis peternakan yang paling mudah untuk di buat adalah peternakan atau budidaya ikan terutama ikan lele.




Ikan lele merupakan ikan yang mudah hidup. Bukan hanya mudah hidup. Ikan lele adalah ikan yang juga mudah dijual karena banyak sekali diminati. Dagingnya yang empuk dan juga bebas dari bau-bauan membuatnya banyak mendapatkan perhatian dari para pelaku budidaya dan konsumen.

Untuk memelihara ikan lele memang tidak sulit untuk dilakukan akan tetapi dibutuhkan banyak air untuk bisa membuat sebuah peternakan ikan lele. Ketika memelihara ikan, kita membutuhkan air yang selalu segar dan bersih sehingga habitat hidup ikan dapat terjaga sehingga mereka tidak mudah mati. Akan tetapi untuk menggunakan air dalam jumlah yang besar lalu membuangkan begitu saja pada saat sudah kotor dapat membantu mempercepat terjadinya efek pemanasan global, selain itu bagi peternak sendiri hal ini bukan hal yang menyenangkan karena air juga merupakan salah satu sumber daya alam yang perlu dibeli. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah teknologi untuk mengurangi penggunaan air segar sebagai habitat hidup para ikan.

Seperti yang telah jelaskan diatas, penggunaan air dalam jumlah yang besar merupakan salah satu masalah yang timbul dalam dunia budidaya ikan. Untuk mengatasinya kini ada sebuah teknologi bernama teknologi Recirculating Aquaculture Systems atau disebut dengan RAS. Teknologi Recirculating Aquaculture Systems merupakan teknologi yang dapat membantu para peternak ikan terutama ikan lele untuk menggunakan kembali air yang sudah kotor bekas ikan sebelumnya sehingga mengurangi penggunaan air baru untuk budidaya lele tersebut. Lalu bagaimana teknologi ini bekerja? Bagi anda yang penasaran berikut ini adalah penjelasan yang lengkap mengenai penggunaan teknologi Recirculating Aquaculture Systems atau RAS ini.

Tujuan dan menfaat dari penggunaan teknologi Recirculating Aquaculture Systems

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya tujuan dari penggunaan teknologi Recirculating Aquaculture Systems ini adalah untuk mengurangi penggunaan air bersih baru sebagai salah satu sumber daya alam yang dibutuhkan dalam jumlah besar dalam dunia budidaya ikan. Teknologi Recirculating Aquaculture Systems ini bisa disebut juga sebagai teknologi daur ulang air dimana air bekas kolam budidaya lele diolah kembali dengan step-step tertentu agar menciptakan air yang bersih dan segar kembali untuk digunakan kembali pada kolan budidaya sehingga mengurangi penggunaan air bersih yang memakan biaya.



Penggunaan air bersih untuk melakukan budidaya ikan memang sangat penting. Dahulu peternak ikan banyak menggunakan lahan terbuka seperti waduk dan juga menggunakan perairan besar di luar ruangan untuk membuat habitat yang selalu bersih bagi ikan-ikan mereka. Selain selalu mendapatkan habitat yang bersih, menggunakan kolam luar ruangan juga menghemat pengeluaran mereka dalam penggunaan air. Tapi dengan adanya teknologi Recirculating Aquaculture Systems ini, kini melakukan budidaya ikan di dalam ruangan tidak lagi sulit dan juga boros. Hal ini menyebabkan peternakan ikan yang menghasilkan banyak uang tidak hanya bisa dilakukan oleh mereka yang berlokasi di dekat perairan yang besar. Mereka yang jauh dari perairan juga bisa menghasilkan banyak uang dengan memotong cost produksi dengan adanya teknologi Recirculating Aquaculture Systems ini.



Manfaat dari penerapan teknolgi Recirculating Aquaculture Systems ini memang sangat besar bagi para pelaku budidaya. Dengan adanya keberadaan teknologi Recirculating Aquaculture Systems ini mereka bisa menghemat penggunaan air bersih sehingga mengurangi cost produksi. Selain itu penggunaan teknologi Recirculating Aquaculture Systems ini juga mengurangi efek pemanasan global yang menjadi isu paling populer bekalangan ini.

Apa itu RAS

Seperti yang kita tahu, ikan membutuhkan sebuah lingkungan hidup yang bersih dan juga oksigen yang cukup untuk bisa hidup dengan baik. Oleh karena itu kolam ikan lele perlu diganti airnya secara reguler untuk memberikan oksigen tambahan dan juga mengurangi racun bekas pakan yang ada di dalam kolam. Olah karena itu bagi anda yang ingin melakukan budidaya ikan anda pasti membutuhkan banyak air bersih. Tapi hal ini dahulu, sekarang dengan adanya teknologi Recirculating Aquaculture Systems anda tidak perlu banyak menggunakan air baru untuk memeliharan ikan lele anda.



Secara global, RAS atau Recirculating Aquaculture Systems sudah dijelaskan yaitu upaya untuk mendaur ulang air hasil kolam ikan yang sudah tidak bersih sehingga dapat digunakan kembali untuk menghemat penggunaan air dan memotong cost produksi ikan budidaya. Jadi air kolam yang sudah tercemar dengan limbah ikan tidak lagi dibuang tapi di olah kembali dengan menggunakan proses-proses tertentu sehingga air limbah berubah menjadi air bersih lagi sehingga bisa digunakan kembali. Hasilnya ikan anda dapat hidup dan tumbuh dengan normal dengan menggunakan air yang sudah anda gunakan untuk bidudaya. Air bersih yang dimasuksud disini bukan hanya tampilannya saja yang bening, tapi bebas dari hal-hal yang menyebabkan pertumbuhan ikan terhambat atau menyebabkan ikan mati.


Bagaimana teknologi Recirculating Aquaculture Systems ini dilakukan?

Tidak dapat dipungkiri, teknologi Recirculating Aquaculture Systems merupakan teknologi yang sangat bermanfat bagi para pelaku budidaya ikan. Bagi anda yang tertarik untuk menggunakan teknologi ini, berikut merupakan beberapa step yang dilakukan dalam budidaya ikan lele dengan menggunakan Recirculating Aquaculture Systems.

  • Solid removal
Solid removal adalah salah satu step dalam pelaksanaan Recirculating Aquaculture Systems ini. Solid removal juga merupakan langkah pertama dalam pelaksanaan teknologi RAS ini. Dalam step solid removal. Hal yang perlu dilakukan adalah menggunakan bahan-bahan untuk menghilangkan benda-benda atau limbah-limbah yang masih berbantuk misalnya sisa makanan yang tidak termakan, kotoran dari ikan dan limbah berbentuk lainnya dari kolam ikan lele anda.
  • Biofiltration
Setelah semua hal-hal yang berbentuk di saring pada saringan pertama, kini anda akan mendapatkan air yang bersih dari kotoran-kotaran yang tidak terlihat. Jadi step kedua yang perlu dilakukan dalam Recirculating Aquaculture Systems ini adalah menghilangkan hal-hal yang tidak terlihat tersebut. Salah satu yang perlu dihilangkan dalam langkah ini adalah amonia. Amonia merupakan salah satu gas yang terkandung dalam air kolam ikan lele yang berbahaya bagi ikan maupun lingkungan sehingga harus dihilangkan. Untuk melakukan step ini anda bisa memanfaatkan bakteri yang mengkonsumsi amonia dan mengubahnya menjadi nitrogen sehingga aman ketika dilepaskan ke lingkungan.
  • Dissolved gas control
Step terakhir dari Recirculating Aquaculture Systems ini adalah untuk membuat air hasil filter memiliki kandungan oksigen yang tinggi. Step ini merupakan step yang paling penting. Setelah step ini dilakukan maka air yang segar dan bersih ini dapat dikembalikan ke dalam kolam ikan lele yang anda miliki.

Bagaimana? Sangat mudah bukan? Kini dengan menggunakan teknologi Recirculating Aquaculture Systems ini anda bisa melakukan penghematan besar dalam budidaya anda.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »