CARA Manajemen Pemeliharaan Pada Indukan Lele



Manajemen pemeliharaan pada indukan lele harus diterapkan dengan tepat, agar hasilnya optimal. Sejumlah faktor penting harus diperhatikan, seperti mengenal tingkah lakunya, pemberian pakan, pengelolaan kualitas air, pengendalian hama dan penyakit dan pemilihan indukannya. Supaya bisa mendapatkan indukan lele yang berkualitas.


 
Mengenal tingkah laku ikan lele
Hal ini mungkin jarang diketahui bahkan oleh peternak sendiri. Ikan lele juga mempunyai sejumlah perilaku, yang seharusnya diketahui. Apa saja tingkah laku tersebut?
  1. Kanibalisme. Sesuai istilahnya ikan ini akan saling memangsa. Terutama ikan besar akan memangsa ikan yang ukurannya lebih kecil. Khususnya, saat ikan besar itu sedang mengalami kelaparan. Agar tidak muncul sifat kanibalnya, maka pakan harus diberikan dalam jumlah yang mencukupi. Selain itu, bisa melakukan penyortiran terhadap ukuran lele yang lebih sepadan.
  2. Rheo taxis. Ikan lele biasanya berenang melawan arus. Jadi kalau ada air masuk atau pun keluar, dari dalam kolam yang ternyata bocor, maka ikan dapat menuju ke arah kebocoran tersebut. Karena itu, terjadinya kebocoran harus dicegah dengan baik. Dengan cara selalu memantau kondisi kolam ikan.
  3. Ikan lele bisa meloncat hingga ketinggian setengah meter dan melata di atas permukaan tanah. Hal itu bisa mengakibatkan lele keluar dari wadah penempatan. Agar keadaan itu bisa terhindar, maka harus membuat kolam yang tinggi dan kalau bisa tertutup dengan jaring. Anda juga bisa memasang pagar yang cukup tinggi, dengan material bambu.
  4. Ikan nocturnal. Jenis ini sangat aktif dalam mencari makanannya, khususnya di malam hari. Oleh karena itu, supaya pemberian pakan lebih efektif, sebaiknya diberikan pada malam hari. Kalau indukan lele ingin tetap sehat, penting untuk memperhatikan cara pengendalian terhadap hama dan penyakit, menjaga kualitas air, kuantitas air dan memberikan pakan secara tepat.



Cara pemberian pakan
Supaya bisa mendapatkan indukan lele yang berkualitas, maka harus diberikan pakan yang bergizi. Pakan buatan seperti pelet bisa diberikan, sebanyak 3 hingga 5 persen dalam sehari, dari total bobot tubuhnya. Bisa juga memberikan pakan dari ayam mati atau limbah peternakan ayam. Ayam tiren itu bisa dibakar atau direbus terlebih dahulu. Anda bisa memberikan pakan dari 2 hingga 3 kali dalam sehari. Saat pagi hari, sore hari dan malam hari.

Menjaga kualitas air
Saat melakukan budidaya lele dumbo, memang tidak dibutuhkan kualitas air yang bagus. Karena lele jenis ini bisa hidup dalam air berkualitas rendah sekali pun. Dengan catatan, air tidak dicemari oleh bahan kimia berbahaya. Bahkan indukan lele dumbo bisa bertahan hidup pada wadah atau bak, dengan air yang tidak mengalir. Sedangkan kalau Anda memelihara indukan dari jenis ikan lele lainnya. Tentunya kualitas air harus terus terpantau dengan baik.
Supaya lele dumbo bisa hidup nyaman, yang lebih penting untuk diperhatikan, yaitu ketinggian air atau volume air jangan sampai kekurangan. Sebaiknya, ketinggian airnya minimal 75 centimeter. Supaya indukan tidak merasa stres, dikarenakan gangguan yang terjadi di sekitar lingkungannya. Bisa karena banyak orang lalu lalang, suara bising dan sebagainya.

Pengendalian terhadap hama dan penyakit
Hama yang bisa mengganggu indukan ikan lele adalah ikan predator seperti belut, ikan gabus, kemudian ular, biawak dan sebagainya. Predator itu bisa mengancam indukan lele, saat pakan tidak tercukupi di perairan tersebut. Jadi pemangsaan ikan besar terhadap ikan kecil akan lebih banyak terjadi. Tetapi untuk serangan penyakit terhitung sangat jarang terjadi pada indukan lele.
Hanya saja biasanya saprolegnia sp adalah jenis jamur, yang terkadang menyerang. Khususnya kalau indukan lele selesai memijah. Jamur tersebut menyerang kalau indukan lele mengalami luka di tubuhnya.

Pemilihan indukan matang
Tidak seluruh indukan bisa dipijahkan. Karena tidak semuanya sudah matang kelaminnya dan siap untuk dipijahkan. Sebelumnya, indukan betina dan jantan harus dipilih, dengan persyaratan tertentu. Salah satunya berkaitan dengan umurnya. Pemilihan indukan biasanya dilakukan dengan mengeringkan kolam. Kemudian tong plastik atau drum bisa digunakan untuk menampung indukan yang sudah dipilih. Inilah beberapa cara yang bisa diterapkan dalam Manajemen pemeliharaan pada indukan lele.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »